Peningkatan kualitas SDM pendukung olahraga panahan seperti perwasitan dan kepelatihan kini gencar dilakukan menyasar kalangan akademisi muda. Mahasiswa perguruan tinggi diberikan kesempatan untuk mengikuti kursus sertifikasi resmi guna mempelajari regulasi pertandingan, tata cara penilaian skor, serta metodologi melatih yang benar. Pelatihan ini bertujuan menciptakan tenaga ahli pengoperasian perlombaan yang jujur, kompeten, dan memahami peraturan internasional World Archery. Melalui penyelenggaraan program fasilitasi dari PERPANI Pematangsiantar, mahasiswa di tingkat lokal dibekali keterampilan teknis untuk menjadi wasit dan pelatih profesional yang bersertifikat.
Dalam materi perwasitan, mahasiswa dipandu untuk memahami aturan teknis ukuran garis target, prosedur pemeriksaan peralatan peserta, serta penanganan situasi darurat di lapangan tembak. Peserta dilatih mengambil keputusan secara tegas, adil, dan obyektif saat terjadi perselisihan nilai anak panah di papan sasaran. Penguasaan etika perwasitan yang tinggi ditanamkan agar setiap keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan serta menjaga kehormatan perlombaan. Kehadiran wasit-wasit muda berpendidikan tinggi ini akan meningkatkan kredibilitas penyelenggaraan kejuaraan panahan di Indonesia.
Sementara itu, materi kepelatihan memfokuskan pada metodologi pengajaran teknik dasar memanah, penanganan cedera olahraga, serta penyusunan program latihan harian. Mahasiswa diajar cara berkomunikasi secara efektif dengan atlet muda, memberikan motivasi yang positif, serta menganalisis kebutuhan nutrisi atlet. Pembekalan ilmu kepelatihan berbasis sains ini menjamin proses transfer pengetahuan kepada para pemanah pemula dapat berlangsung secara aman, sistematis, dan menyenangkan.
Penyelenggaraan kursus sertifikasi wasit dan pelatih ini disebarkan ke pelbagai kota demi menciptakan kemandirian SDM olahraga di daerah. Keterlibatan nyata dari PERPANI Bukittinggi dalam memfasilitasi instruktur nasional ke kampus daerah mendapat apresiasi tinggi dari para civitas akademika. Pelatihan lokal ini memangkas biaya transportasi dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa daerah untuk meraih lisensi kepelatihan serta perwasitan resmi tanpa harus pergi ke pusat kota.
Penguasaan teknologi pendukung perwasitan dan kepelatihan seperti penggunaan perangkat lunak penilaian digital dan alat ukur jarak laser turut diperkenalkan dalam pelatihan ini. Mahasiswa diajar mengoperasikan sistem pemantauan skor elektronik yang terhubung langsung dengan layar informasi publik. Penguasaan instrumen teknologi modern ini memastikan para calon wasit dan pelatih siap mengelola kejuaraan panahan berskala besar secara efisien dan profesional sesuai standar era digital.
Inisiatif pengembangan kapasitas SDM melalui program pelatihan ini memberikan dampak jangka panjang yang sangat positif bagi ekosistem olahraga nasional. Dukungan penuh dari PERPANI Sibolga memperkuat komitmen bersama dalam menyediakan tenaga pelatih dan wasit panahan yang kompeten di tingkat regional. Dengan makin banyaknya mahasiswa yang mengantongi lisensi resmi wasit dan pelatih, Industri olahraga panahan di Indonesia akan berkembang semakin pesat, tertata rapi, dan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan secara berkelanjutan.

